Tapakanku

I won't face the ground !
Keep daring to motivate !
My will to self motivate...
Recent Tweets @
Posts I Like
Who I Follow

Pita, P.I.T.A., apa itu pita ?

Teman-teman semua pasti pernah lihat pita, ada yang belum pernah lihat ? Acungkan telunjukmu….ayoooo.

Adakah yang belum lihat ? Coba deh lihat gambar di bawah ini.

 

Ini adalah gambar pita yang saya yakini ada di dalam pikiran sebagian besar teman-teman saat mendengar kata pita.

Ada yang berpikir lain ? Acungkan telunjukmu lagi, apa sih yang kamu pikir saat dengar kata pita ?

Memangnya pita itu apa ? Kok sebutannya pita ya, coba deh teman-teman baca ulang ”PITA”. Hmmm bahasa memang misterius, gimana sebuah ”kata” bahkan ”kata” adalah kata. Ok, cukup sampai di sini. Bagi ahli linguistik, silakan bagi ilmunya. Saya tidak bisa menjelaskan tentang ini dan tidak akan membahasnya di sini.

 

Well,

Pita itu adalah ………

Ada beberapa jenis pita; ada pita kado, pita tali sepatu, hingga pita laporan (wkwkwkwk).

 

Pita itu (tanda) istimewa, setuju ?

Menunjukkan ungkapan hati, betul ?

Kebanyakan pita itu sebagai wujud kebahagiaan.

 

Pita kado tidak hanya sebagai hiasan, namun juga keceriaan. Betapa indahnya sebuah kado dilengkapi dengan pita indah. Begitupun dengan pita rangkaian bunga, pita tali sepatu, dan pita laporan.

 

Teman-teman yang sudah kuliah, beberapa sudah tidak asing dengan pita laporan apalagi mereka yang termasuk mahasiswa jurusan eksakta. Seabreg jadwal kuliah ditambah jadwal lab, belum lagi tugas de el el…..hoaaaaaamm.

 

Awal masuk kuliah, tepatnya pertama kali lab di kampus, semuanya masih nampak biasa dari kacamataku. Maklum, lab pertama di lab.kimia FMIPA. Saat itu, laporan gampang, cukup nulis di jurnal. Tapi tetap ada respon dan final lab tentunya..

Nah, mulai lab di fakultas ada yang mulai meanrik perhatianku. Hmmm kok kayaknya laporan betul-betul menyita waktu ya ?  Teman-temanku bahkan mungkin diriku sendiri terlena dibuatnya.

Hari pertama deadline yang seharusnya asistensi sampai bab 3 tuk 2 laporan, saya hanya bisa menyelesaikan sampai bab 1 (pendahuluan + latar belakang) untuk masing-masing laporan.

Ah, pusing amat….yang penting sudah ada yang selesai, toh tipus alias tinjauan pustakaku belum rampung. Tipus harus 5 halaman dan harus ada sumbernya (ya iyalah ilmiah).

Maju aja, ketemu asisten. Asistenku ang.08, saat itu ada seniorku yang ang.06. Wah, seniorku ini tahu juga….hahahha

Waktu asistensi, asistensiku nanya kok tidak sampai bab 3. Pertanyaan itu jelas sudah kuduga dan sudah kusiapkan jawabannya, bilang tipus tidak mudah dicari apalagi harus ada sumber yang jelas. Seniorku yang 06 tiba-tiba bilang,”Kan asistensi pertama, biar yang ada dulu yang penting dah nongol. Iya kan, Cha ?” hehehehe….saya senyum-senyum saja. Hadehhhh, nih kakak….gue suka gayanya,hahahahha…..secara sama dengan pikiranku.

Tapi, tidak dengan teman-temanku. Mereka betul-betul menyelesaikan. Akhirnya saya tau, ada yang sebenar-benarnya kerja laporan dan ada juga yang ”copas”. Saya baru sadar dengan kemunculan istilah ini saat ada temanku yang bilang sendiri, ”Copas sj, saya saja copas. Apa yang asisten tahu, pintar-pintar kita juga”.

Waduhh……gubrak….

Kita bukan malaikat, kita sadar itu.

Kita hanya manusia, dan manusia diberikan rasa malu.

Saya juga pernah copas, copas berizin dan copas dadakan. Dadakan karena tenggat waktu dan tidak selalu.

 

Kembali lagi ke topik……….

Bermacam redaksi jika ’bercerita’ laporan. Ada yang tenang, ada yang tegang, panik, ada juga yang terbawa jadi under pressure.

 

Di saat inilah saya memerhatikan dan berpikir,

Mengejar pita itu sebegitu pentingnyakah ???????

Takut tidak lulus ???? Tidak mau ngulang matkul tsb ??? Malu jika ngulang ???

Bikin malu ortu kalau dpt C atau D atau bahkan E ???

Pokoknya harus lulus dan semua laporan ACC dengan atau tanpa usaha sendiri ?????